Pengajian Rutin Selosoan Muhammadiyah Bumiaji Tekankan Pentingnya Istiqomah Ibadah Ba’da Fitrah
Dalam tausiyahnya, Prof. Uril menyampaikan bahwa menurut Rasulullah, perintah jihad sejatinya ringan dibandingkan dengan menjaga istiqomah dalam beribadah dan memegang agama Allah. Hal ini dikarenakan manusia senantiasa menghadapi godaan setan yang tidak pernah berhenti.
Ia menegaskan bahwa setiap muslim harus berupaya untuk menjaga keistiqomahan dalam kehidupan beragama. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Q.S. Al-Ahqaf ayat 13 yang menjelaskan bahwa orang yang beriman dan istiqomah akan memperoleh ketenangan hidup, tidak merasa takut selama berada di jalan yang benar, serta tidak bersedih di akhirat karena akan mendapatkan kebahagiaan berupa surga.
“Surga adalah tujuan muslim. Hidup orang beragama Islam menjadi indah karena kita memiliki cita-cita kehidupan setelah mati,” ujar Prof. Uril.
Lebih lanjut, ia menjelaskan beberapa cara untuk menjaga sifat istiqomah. Pertama, memahami ajaran Islam secara menyeluruh, tidak hanya terbatas pada ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai pedoman hidup dalam segala aspek. Kedua, meningkatkan taqarrub kepada Allah SWT agar senantiasa merasa diawasi, sehingga perilaku menjadi lebih terkontrol. Ketiga, menjalin pergaulan dengan orang-orang yang istiqomah. Keempat, meniru jejak para sahabat Nabi dan tokoh Islam sebagai contoh nyata dalam menjaga konsistensi beribadah.
"Istiqomah secara hakikat adalah memegang teguh kebenaran. Karena kebenaran itu ada di dalam hati, jika hati kita teguh berarti kita menang, jika hati kita lemah, berarti kita kalah," pungkas Prof. Uril.
Melalui pengajian ini,
diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk mempertahankan kualitas ibadah setelah Ramadan dan mampu mengamalkan nilai-nilai istiqomah dalam kehidupan sehari-hari. (Khoen Eka/MPI PDM Kota Batu)
Bagikan artikel ini:
Diskusi & Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama berkomentar!